kehilangan lagi
setelah tak kunjung datangnyaRio, kini ada lagi peristiwa kelabu: kakekku pergi
pukul 18.30 (14Oct) tadi perasaanku gak enak dan memang jam segitulah beliau menghadap sang Khalik. tiada sesal, tiada kesedihan karena beliau memang kepunyaan-NYA
Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun
siRio
Rio, demikian akhirnya kami menamaimu
tapi kau tetap tak kunjung datang jua
bulan ini 3 tahun lewat sudah tanpa kehadiranmu
semoga bulan depan engkau sudi datang pada kami
tertunduk lesu dan sedih
Tuhan, bolehkan kami bersedih dan mengeluh?
Juli III: Mengeluh vs Bersyukur
Kalo baca curhat-an gue rata-rata semua berisi keluhan
tentang kerjaan gue (which i’m stuck into it), dan tentang semua kondisi gue
hari ini gue menyadari satu hal, mengeluh hanya menghabiskan energi gue. akan sangat bermanfaat energi gue kalo dipake mensyukuri apa yang gue punyai. gue punya kerjaan sementara masih banyak saudara kita yang menganggur, gue punya rumah kontrakan yang layak sementara masih banyak saudara kita yang tempat tinggalnya belum layak, gue punya istri sementara ……
Bersyukurlah kepada-Ku maka akan Ku-tambah nikmat bagimu
Juli III: Asian Cup
seru, rame, dan gak rusuh
tidak banyak orang menyangka Indonesia bisa bicara banyak di piala asia walaupun bertindak sebagai tuan rumah
Ini Kandang Kita! slogan yang rame terpampang
Level permainan Indonesia memang meningkat, mungkin karena dukungan supporter. At least gak malu-maluin kaya negara jiran kita: Malaysia yang selalu keok dengan skor basket di tiga pertandingannya. Kita masih bisa menang di satu partai dan kalah tipis di dua partai lainnya (kalah kok bangga)
Sayang aja gue gak bisa ikutan ke GB, alasan klasik: kerjaan! yang sebenarnya berulang kali udah gue sebutin kalo gue gak menyukai kerjaan ini. Kalo gak butuh gajinya he he he
Balik lagi ke asian cup, mudah-mudahan level permainan Indonesia bisa bertahan pada tingkat yang kemarin. Cuma saja stamina pemain kita emang masih setengah loyo. Kenapa gue bilang setengah? karena cuma bertahan di setengah pertandingan (babak I aja), setelah itu loyo semua. Dari belakang bisa giring bola dengan gagahnya, tapi begitu nyampe depan gawang udah lemeshhhh, gak bisa nendang
Juli II: bingung lagi
well, setelah kejadian di minggu pertama kemarin kali ini gue ngalamain kejadian gak enak lagi.
it is about job description!
what should I do, i’m standing between two different task
is it my fault, is it my manager’s fault?
obviously mine, cause I’m the one who accept this job
damn, should have new one immidietly
Juli I: bingung
sesuatu terjadi di akhir bulan Juni kemarin
konflik yang sebenarnya gak perlu terjadi kalau gue labih hati-hai bicara dan kalau lawan bicara gue gak over sensitif
yang sama sekali gak gue sangka adalah dampak sesudahnya, betapa orang yang sangat gue percaya dan selalu jadi tempat referensi gue dengan mudahnya menghujat gue di belakang. bukan hanya itu, dia juga mempengaruhi teman-teman gue (yang sekarang gue yakin tidak ada satupun dari mereka layak jadi teman gue) untuk menghindari (kalo gak bisa dibilang memusuhi) gue.
terkejut? yak, gue sangat terkejut. ini adalah kali kedua gue dikecewakan oleh orang yang gue percaya, the one I’d die for. bukan saudara gue, tapi teman (dulunya) dekat gue. karena teman adalah saudara yang kita pilih sendiri
well, mengutip kata-kata salah satu kenalan gue (prefer using kenalan raher than friend now): ‘yang terjadi ini hanyalah setitik darah dalam revolusi’
so let it go, just take a lesson from it
lupa: jarang mandi?
entah kenapa gue ini pelupa banget. dititipin pesen pasti lupa, disuruh ngerjain sesuatu pasti gak inget, bahkan parahnya sering banget inget ngerjain sesuatu trus pas udah nyampe meja kerja udah lupa lagi. katanya sih karen ajarang mandi, tul gak ya?
outsource: dapet yang gak serius
baru buka usaha baru, bisnis tanpa modal dan tempat kerja: webdesigner. karena masih jadi kuli di tempat lain jadinya terpaksa di-outsourcing-kan. pertama sih oke aja karena gue kawal terus, pas udah tinggal tahap negosiasi design malah memble. emang gue lagi gak bisa ngedampingin pas ketemu klien dan hasilnya walah walah walah bikin gue sport jantung. jadi emang harus hati2 milih outsource, gak boleh hanya karena temen
kerja: bosan
selalu saja merasa bosan di tempat kerja
kira-kira ada gak ya yang ngalamin kaya gini selain gue di luar sana? gue rasa lay out meja gue yang bermasalah, atau tepatnya menghadap ke arah yang salah. di depan gue ada orang yang gue gak begitu demen ngeliatinnya, parahnya lagi di samping gue ada 2 orang yang juga bikin gue gak nyaman. gue udah bolak-balik ini meja tapi tetep aja gue harus menghadapi salah satu dari ketiga orang yang gak gue sukain itu. yup 3, karena belakang gue adalah temen gue yang paling baik yaitu: partisi!
alhasil hampir semua kerjaan gue bawa ke rumah, dan yang bikin bete adalah gue nyampe rumah jam 9 malam! pasti semua orang nyaranin gue buat pindah kerja, percayalah…gue juga mau…. I wish…..believe me I would
‘Idul Fitri tahun ini beda lagi, bahkan ada 3 kali sholat ‘id walaupun kalau dihitung bulannya cuma ada 2 yaitu 29 hari sama 30 hari

